Barcelona

Manchester United Tolak Diskon Barcelona untuk Transfer Permanen Marcus Rashford

Manchester United Tolak Diskon Barcelona untuk Transfer Permanen Marcus Rashford
Manchester United Tolak Diskon Barcelona untuk Transfer Permanen Marcus Rashford

JAKARTA - Masa depan Marcus Rashford kini berada di persimpangan jalan yang melibatkan benturan kepentingan antara dua raksasa Eropa. Di satu sisi, Manchester United menunjukkan sikap pragmatis yang dingin dalam menjaga nilai aset mereka, sementara di sisi lain, Barcelona sedang berupaya menjalankan diplomasi ekonomi demi mengamankan jasa pemain yang telah menjadi ruh baru di lini serang mereka. Ketegasan Setan Merah dalam menuntut pelunasan harga sesuai kesepakatan awal bukan sekadar urusan angka, melainkan sebuah pesan tentang posisi tawar klub di pasar transfer global. Di tengah performa sang pemain yang kembali meledak di tanah Spanyol, drama negosiasi ini menjadi ujian bagi manajemen Barcelona dalam menyeimbangkan antara kebutuhan teknis pelatih dan keterbatasan ruang gerak finansial yang masih mencekik.

Ketegasan Manchester United atas Opsi Pembelian

Manchester United dilaporkan tidak akan menurunkan harga transfer Marcus Rashford, meski Barcelona berupaya melakukan negosiasi ulang. Klub berjuluk Setan Merah itu bersikukuh agar klub asal Catalan tersebut membayar penuh opsi pembelian senilai 26 juta poundsterling (sekitar Rp51,1 miliar) yang telah disepakati sebelumnya. Sikap kaku dari manajemen Old Trafford ini menutup ruang bagi Barcelona yang sedang berupaya memulihkan kondisi finansialnya dan berharap dapat menekan angka tersebut lebih rendah lagi.

Rashford saat ini tengah menjalani masa peminjaman di Barcelona sejak awal musim 2025/2026. Kepindahannya ke Camp Nou terbukti menjadi keputusan yang tepat bagi kariernya, mengingat sang pemain tampil impresif dengan mencetak 10 gol dan 13 assist dalam 34 pertandingan di berbagai kompetisi. Kontribusinya yang signifikan inilah yang membuat Barcelona sangat tertarik untuk mempermanenkan statusnya pada akhir musim nanti.

Diplomasi Finansial dan Opsi Pembelian yang Mengikat

Dalam kesepakatan peminjaman, Barcelona memang memiliki opsi pembelian untuk Rashford dengan nilai yang telah ditetapkan sejak awal. Namun, laporan dari Diario Sport menyebutkan bahwa Barcelona berharap bisa menegosiasikan harga yang lebih rendah karena kondisi finansial klub yang belum stabil sepenuhnya. Mereka mencoba mencari celah agar beban pengeluaran musim panas mendatang tidak terlalu membengkak.

Kendati demikian, Manchester United tidak menunjukkan niat sedikit pun untuk membuka ruang negosiasi ulang. Manajemen klub dilaporkan tetap pada pendirian awal dan akan meminta Barcelona membayar sesuai angka yang telah disepakati jika ingin mengamankan jasa Rashford secara permanen. Sikap tegas Manchester United ini menunjukkan pragmatisme bisnis dan kejelasan strategis. Klub menilai nilai transfer 26 juta poundsterling tersebut sudah sangat wajar, bahkan media setempat menyebutnya sebagai “harga diskon” mengingat tingginya nilai transfer pemain di pasar Inggris saat ini.

Transformasi Rashford di Bawah Arahan Hansi Flick

Keputusan Rashford untuk meninggalkan Manchester pada awal musim ini dipandang sebagai langkah awal untuk menemukan kembali performa terbaiknya setelah periode sulit di klub masa kecilnya. Di bawah asuhan pelatih Hansi Flick, Rashford telah menemukan kembali ritme permainannya yang hilang. Ia mendapatkan kebebasan taktis dan peran yang jelas dalam skema permainan Barcelona yang menekankan transisi cepat dan serangan dari sisi sayap.

Pemain berusia 28 tahun ini telah menjadi andalan lini serang Barcelona, dengan kecepatan, kemampuan dribbling, dan fleksibilitasnya dianggap sebagai komponen vital. Kontribusinya tidak hanya terlihat dalam statistik gol dan assist, tetapi juga dalam kemampuannya memengaruhi pertandingan-pertandingan krusial. Pihak manajemen Barcelona dilaporkan terkesan tidak hanya dengan performa di lapangan, tetapi juga profesionalisme serta adaptasinya yang cepat terhadap gaya sepak bola Spanyol.

Penolakan Skema Pertukaran dan Hasrat Sang Pemain

Meskipun Barcelona berupaya mencari jalan tengah demi mengurangi beban finansial, Manchester United tampaknya tidak akan goyah dari tuntutan tunai mereka. Laporan lain menyebutkan bahwa Barcelona bahkan sempat menawarkan pemain seperti Ronald Araujo dalam skema pertukaran untuk mengurangi beban pembayaran, namun tawaran ini ditolak oleh Manchester United yang lebih menginginkan likuiditas dana segar.

Di sisi lain, Marcus Rashford sendiri dikabarkan sangat ingin melanjutkan kariernya di Barcelona dan bahkan bersedia menerima pemotongan gaji demi mewujudkan kepindahan permanen tersebut. Ia dilaporkan tidak memiliki keinginan untuk kembali ke Manchester United, terlepas dari kembalinya Michael Carrick sebagai manajer di sana. Jika kesepakatan permanen dengan Barcelona gagal terwujud, Rashford kemungkinan akan mencari klub lain daripada harus pulang ke Old Trafford.

Pengaruh Politik Internal dan Pemilihan Presiden Barcelona

Kelanjutan negosiasi ini juga dipastikan akan sangat dipengaruhi oleh dinamika politik internal di klub Catalan tersebut. Situasi ini dipengaruhi oleh pemilihan presiden Barcelona yang akan berlangsung pada 15 Maret mendatang. Hasil dari pemungutan suara tersebut akan menentukan arah kebijakan transfer klub di musim panas.

Jika Joan Laporta terpilih kembali, ia berjanji akan mempertahankan pelatih Hansi Flick dan direktur olahraga Deco, yang keduanya merupakan pendukung utama untuk mempermanenkan Rashford. Namun, jika rivalnya, Victor Font, yang terpilih, ada kemungkinan terjadi perombakan jajaran petinggi klub dan pemikiran ulang secara mendalam mengenai transfer Rashford, terutama jika kondisi keuangan klub dianggap tidak memungkinkan untuk menebus angka yang diminta Manchester United.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index